Senin, 18 Desember 2017

pengertian pembolang

Mbolang
Mbolang adalah sebuah kata yang salah dan kurang tepat tetapi banyak para petualangan menggunakan kata ini termasuk aku juga.hehe,,, Mbolang berasal dari kata me-bolang. Me- merupakan imbuan suatu bentuk dan bolang yang berarti bocah petualangan. Jadi bisa di artikan mbolang adalah menjadi bocah petualang.

24 hours journey

24 HOURS JOURNEY TO THE HEAVEN OF THE EARTH [2]
Melintasi perbukitan, aliran sungai yang deras, jembatan dan serakan  camp camp tentara.

10 Jam berlalu. Waktu menunjukkan pukul enam pagi ketika kami sampai di stasiun Jammu. Deretan kran diatas tembok stasiun penuh dengan orang gosok gigi dan mencuci muka. Wajah wajah lesuh duduk diatas tas dan lantai. Sebagian masih menikmati mimpi di antara pluit panjang kereta api. Sebagian sibuk dengan jadwal kereta.

Kami mendatangi kantor turis yang berada di sebelah stasiun yang masih tutup. Setelah menunggu 30 menit, akhirnya buka. Si bapak menjelaskan, bahwa bus menuju Kashmir berangkat sebelum jam 7 pagi. Kami segera bergegas ke terminal Jammu

Di depan stasiun sebenarnya banyak kendaraan yang menawarkan perjalanan menuju Kashmir dengan biaya 800 Rupees (Rp. 160.000). Kami memilih menggunakan bis dengan biaya 300 Rupees. Setelah nego plus eye eyelan dengan autorikshaw wallah (sopir bajaj) akhirnya sepakat. 150 Rupees dari stasiun kereta menuju terminal Jammu yang berjarak + 7 KM.

Kota Jammu nampak sepi. Sesekali emak bernafas panjang.  Membiarkan udara bersih menyapa paru paru. Terlalu lama Paru paru ini dijejali dengan udara kotor Delhi. Menyesak oksigen terpopulasi di dunia.

Sampai di terminal Jammu. Bus menuju Kashmir tak kami temukan. Kami datangi loket pembelian tiket. Ternyata masih tutup. Kami bertanya kepada beberapa kondektur. Apakah bus menuju Kashmir sudah berangkat atau belum. Mereka mengatakan belum. Kami kemudian bertanya, jam berapa loket akan buka. Tak ada kepastian jawaban.

Kami sepakat menunggu bus hingga jam 9. Jika masih tidak ada, kami akan melanjutkan perjalanan dengan menaiki mobil MPV.

Terminal Jammu tak ubahnya terminal antah berantah. Deretan bus usang berjajar disertai bau urine. Suara bus menderu. Mengepulkan asap yang sangat menyesakkan dada. Teriakan lantang para kondektur. Lantai menghitam dengan tembok dan tiang yang dipenuhi berbagai tempelan kertas yang mengelupas. Kotor dan amburadul.

Emak masih teringat tatapan wajah itu. Wajah yang menatap kami begitu dalam. Wajah desa bertampang lesu. Begitu kontras dengan warna pakaian yang dikenakan. Entah darimana dan mau kemana dengan setumpuk barang mereka bawa. Seolah mereka pasrah dengan ketidakpastian yang menyiksa.

Terserak gelandangan tertidur lelap dilantai yang kotor. Seolah tak menghiraukan dengan segala hiruk pikuk dan keramaian yang ada. Terbuai dalam mimpi indah dan terlupa akan kehidupan nyata.

Menghilangkan rasa bosan. Sesekali kami bercanda. Kadang kami berjalan. Bertanya kesana kemari. Semua memberikan jawaban yang sama. Ketidakpastian.

Perut emak mulai protes. Ingin sekali emak nyruput teh dan gorengan hangat yang terbuka telanjang diantara asap bis. Keinginan itu emak telan mentah mentah. Emak tak ingin perut ini bermasalah. Terpaksa membiarkan perut ini kosong diantara kegalauan.

bolang

Si Bolang (nama lengkap: Si Bolang: Bocah Petualang) adalah sebuah acara dokumenter anak-anak yang ditayangkan di stasiun televisi Trans7. Acara ini tayang perdana pada 26 Maret 2006 saat masih bernama TV7.[1] Program ini berisi petualangan anak-anak di beragam penjuru Nusantara tentang pengenalan alam dan budaya setempat sesuai tempat tinggal anak-anak.[2] Program ini awalnya merupakan pengembangan acara Jejak Petualang yang tayang di stasiun televisi yang sama, namun lebih berfokus ke lingkup petualangan alam dan budaya dari anak-anak setempat.[3]